Parenting

7 Protokol Kesehatan Di Era New Normal Yang Perlu Diperhatikan

Setelah hampir tiga bulan lamanya masyarakat dianjurkan untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah untuk memutus rantai penularan covid-19. Kini tersiar pemerintah akan berencana melonggarkan pembatasan sosial tersebut meski pandemi masih berlangsung. Adapun pilihannya yakni masuk ke tata cara hidup baru atau new normal. Meski begitu, tetap terdapat protokol kesehatan yang penting untuk diperhatikan. Apa saja? simak selengkapnya dalam ulasan berikut.

protokol kesehatan di era new normal

Sejak akhir tahun lalu hingga saat ini angka penularan virus corona masih tetap naik di beberapa negara termasuk Indonesia. Berbagai langkah telah dilakukan untuk memutus rantai penularan virus ini. Mulai dari anjuran tetap di rumah hingga pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) telah diterapkan. Dan kini beradaptasi dengan menjalani kehidupan ‘new normal’ menjadi salah satu jalan keluar lainnya yang akan dilakukan guna memutus rantai penularan virus corona atau penyebab covid-19 ini.

Adapun di era new normal, masyarakat sudah mulai bisa kembali beraktivitas diluar rumah seperti sedia kala. Hanya saja, kebijakan ini hanya diperbolehkan untuk mereka yang berusia dibawah 45 tahun saja. Meski begitu, tentu saja kondisi ini memungkinkan adanya sedikit perbedaan sebelum pandemi ini muncul. Seperti mengurangi kontak fisik serta menghindari kerumunan.

Protokol kesehatan di era new normal yang perlu diperhatikan

Menurut ketua tim pakar gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Wiku Adisasmita, new normal bisa diartikan sebagai perubahan perilaku untuk tetap menjalani aktivitas normal, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadi penularan covid-19. Dan berikut adalah beberapa protokol kesehatan covid-19 di era new normal menurut Menteri Kesehatan serta Gugus Tugas Percepatan Penangnanan Covid-19.

1. Menjaga kesehatan tubuh

Hal yang satu ini sangat penting dilakukan, baik selama masa new normal atau kapanpun itu. Baik selama didalam maupun luar rumah, pastikan kesehatan fisik Anda tetap terjaga. Caranya, bisa dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga serta berjemur dibawah paparan sinar matahari pagi selama beberapa menit. Jangan lupa juga istirahat yang cukup sebagai upaya menjaga kesehatan di masa pandemi ini.

2. Selalu jaga kebersihan tangan

Protokol kesehatan di era new normal berikutnya ialah selalu menjaga kebersihan tangan. Apabila permukaan tangan nampak tidak kotor, maka cukup bersihkan tangan sengan cairan pencuci tangan atau hand sanitizer. Namun apabila permukaan tangan nampak kotor, maka bersihkanlah tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik dengan standar yang ada. Yakni cuci tangan bagian dalam, punggung, sela-sela serta ujung-ujung jari.

3. Tidak menyentuh wajah

saat kondsi tangan Anda tidak dalam kedaaan bersih, maka sebisa mungkin hindari untuk menyentuh area wajah, terlebih mata, hidung dan juga mulut. Hal tersebut dikarenakan tangan bisa menjadi sarang virus yang didapatkan dari berbagai aktivitas yang telah kita lakukan. Apabila tangan kotor kita pergunakan untuk menyentuh area wajah, maka virus dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh.

4. Menerapkan etika bersin dan batuk

Pada dasarnya, batuk maupun bersin ialah proses pengeluaran virus dari dalam tubuh. Dan apabila virus tersebut sampai terpapar ke orang lain, maka orang tersebut dapat terinfeksi virus yang berasal dari tubuh kita. Untuk itu, terlepas memiliki virus corona atau tidak, etika batuk dan bersin perlu diterapkan di era new normal nanti. Caranya yakni dengan menutup mulut dan hidung menggunakan lengan atas bagian dalam atau dengan tisu yang setelahnya harus dibuang ke tempat sampah.

5. Memakai masker

Protokol kesehatan di era new normal lainnya ialah memakai masker kemanapun, terlebih saat keluar rumah dan berinteraksi dengan orang. Bagi yang tidak memiliki gejala apapaun, Anda bisa menggunakan masker non-medis seperti masker kain. Sedan gkan bagi Anda yang tengah mem iliki gejala gangguan pernapasan, maka sebaiknya gunakan masker medis yang notabennya hanya bisa digunakan 1 kali dan harus segera dibuang dan diganti dengan yang baru.

6. Menjaga jarak

Guna menghindari terjadinya paparan virus dari satu orang ke orang lainnya, maka sebaiknya kita harus senantiasa menjaga jarak atau melakukan fisical distancin dengan orang lain minimal 1 meter meski telah memasuki era new normal. Terlebih jika orang tersebut menujukkan gejala gangguan pernapasan. Selain itu, hindari kerumunan dan minimalisir kontak fisik dengan orang lain, dengan tidak mengadakan acara yang mengundang banyak orang.

7. Mengisolasi diri

Bagi mereasa yang yang tidak sehat, baik itu mengalami demam ataupun yang merujuk kepada gejala covid-19 lainnya, maka sebaik nya secara sadar serta sukarela melakukan isolasi mandiri didalam rumah. Sebaiknya tetap berada di rumah, dan tidak mendatangi sekolah, tempat kerja atau tempat umum lainnya. Hal tersebut karena memiliki resiko infeksi covid19 serta menularkannya kepada orang lain.

Nah itulah 7 protokol kesehatan di era new normal yang perlu diperhatikan. Sebab yang perlu Anda ingat ialah penularan virus corona saat ini masih bisa mengancam siapa saja. Sehingga meski kita harus berdampingan dengan covid-19, kita tetap bisa mencegah terjadinya rantai penularan pandemi ini. Salam sehat!

Artikel Lainnya

Back to top button
Close
Close