KesehatanVideo Kesehatan

Ciri Psikopat Pada Anak , Gangguan Mental Yang Dialami ABG Slenderman

Herbal TV – Ciri ciri psikopat pada anak wajib diketahui oleh para orangtua, untuk mencegah hal-hal yang diinginkan terjadi di masa depan. Bila orangtua atau orang sekitar abai terhadap ciri-ciri tersebut, maka kejadian seperti yang dialami oleh bocah 5 tahun berinisial A di Sawah Besar Jakarta bisa terulang kembali.

Kronologisnya, pada tanggal 5 Maret 2020 sore, seorang remaja yang berinisial N mendatangi kantor polisi dan mengaku bahwa ia telah membunuh seorah bocah berusia 5 tahun yang tidak lain adalah tetangganya. Diketahui, N merasa puas dan tidak menyesal akan perbuatan kejinya tersebut. Perasaan tidak bersalah setelah menghilangkan nyawa orang lain merupakan salah satu indikasi seseorang mengalami gangguan psikopat, namun untuk memastikan benar atau tidaknya seseorang memiliki gangguan psikopat, perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Pada dasarnya, gangguan psikopat pada seseorang bisa dilihat sejak ia masih kecil, bahkan sejak anak itu berusia 2 tahun. Maka dari itu, bagi orangtua yang melihat anaknya memiliki ciri-ciri tersebut, orangtua wajib sigap, bawa anak ke psikolog, ajari lebih dalam untuk memberi kasih sayang pada binatang dan sesama manusia, serta beri pemahaman agama yang cukup.

Ciri-Ciri Psikopat Pada Anak

Ciri atau tanda seorang anak memiliki benih psikopat yang paling mudah dikenali adalah jika seorang anak sangat senang menyiksa bahkan membunuh binatang. Seorang anak yang memiliki kecenderungan psikopat, ia akan dengan senang hati menyiksa binatang termasuk kucing, ayam, kelinci dan binatang lucu lainnya. Padahal, anak normal biasanya sangat menyukai binatang. Maka dari itu, jika anda melihat seorang anak gemar menyiksa binatang, anda harus waspada, cegahlah sebelum benih-benih psikopat itu muncul lebih jauh lagi.

Selain gemar membunuh atau menyiksa binatang, seorang anak dengan kecenderungan psikopat juga gemar menyakiti temannya secara fisik. Bahkan, ia cenderung tidak senang bersosialisasi. Umumnya, seorang balita itu sangat senang bermain dan bersosialisasi terutama dengan teman sebayanya. Namun, seorang balita dengan kecenderungan psikopat, cenderung anti sosial dan tidak suka bermain.

Ciri lain diantaranya adalah ia sering berbohong dan cenderung manipulatif. Ia juga dikenal mengerikan saat sedang marah. Hati nurani serta empatinya terhadap orang lain seolah tak ada.

Artikel Lainnya

Back to top button
Close
Close