Manfaat

Kenali 9 Manfaat Biji Mahoni Bagi Kesehatan Dan Efek Sampingnya

Ternnyata tak hanya batang kayunya, bagian tumbuhan lain dari pohon mahoni yang dapat di manfaatkan adalah bijinya. Ya, biji mahoni telah sejak lama digunakan dalam pengobatan herbal untuk berbagai masalah kesehatan. Lalu, apa saja manfaat biji mahoni bagi kesehatan? Informasi selengkapnya bisa Anda simak dalam ulasan berikut.

Mengenal biji mahoni dan kandungan didalamnya

manfaat biji mahoni

Mungkin tak sedikit orang mengenal pohon mahoni dari segi kualitas kayunya. Kayunya yang lumayan kokoh sering kali digunakan sebagai bahan furnitur, jendela, pintu, serta perabot lainnya. Namun selain dari pada itu, bagian mahoni lainnya yang juga sering dimanfaatkan adalah biji buahnya. Biji mahoni yang diketahui memiliki bentuk pipih dan berwarna coklat kehitaman ini telah cukup lama digunakan sebagai obat herbal.

Hal tersebut karena didalamnya terkandung sejumlah senyawa alami terdpat didalamnya. Mulai dari kandungan flavonoid, saponin dan alkaloid. Ketiga senyawa tersebut bertidak sebagai antioksidan yang memiliki kebaikan untuk kesehatan. Selain dalam bentuk konsumen, manfaat biji mahoni ini biasanya juga dikonsumsi dalam bentuk racikan biji yang diseduh seperti teh.

Khasiat dan manfaat biji mahoni untuk kesehatan

Ada berbagai khasiat biji mahoni untuk kesehatan yang sebaiknya Anda ketahui. Diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Membantu melancarkan peredaran darah

Kandungan flavonoid yang terkandung dalam biji mahoni diketahui sangat baik dalam membantu melancarkan darah. Sehingga tubuh mampu membersihkan pembuluh darah dari penyumbatan kolesterol hingga mengatasi darah tinggi (hipertensi). Selain dari pada itu, dengan khasiat ini juga diketahui biji mahoni memiliki manfaat dalam menurunkan berbagai9 resiko penyakit, terlebih seperti serangan jantung juga stroke.

2. Menjaga kesehatan jantung

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Transltional Midicine menurutkan, bahwasannya orang mengonsumsi flavonoid lebih tinggi memiliki resiko lebih rendah mengalami resiko kardiovaskular. Kandungan alami saponin yang terdapat dalam biji mahoni juga diketahui mampu meningkatkan kesehatan jantung dengan kemampuannya untuk menurunan kolesterol serta lemak di tubuh. Bahkan para peneliti juga mempercauyai bahwa bahan kimia ini mampuu menghambat penyerapan kolesterol berlebih dengan mengikat garam empedu.

3. Membantu mengontrol gula darah

Makanan atau herbal yang tinggi akan falvonoid seperti biji mahoni juga mmampu menurunkan resiko diabetes tipe 2. Hasil meta-analis yang dilakukan pada tahun 2018 menunjuukkan, bahwasannya makanan yang tinggi flavonoid berkolesrasi dengan resiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah. Selain itu, kandungan saponin yang terdapat dalam biji buah mahoni memiliki efek hipoglikemik diketahui mampu menurunkan kadar gula darah, bahkan diklaim lebih baik dibanding jenis antidiabetes tertebntu.

4. Mengatasi nyeri haid

Kandungan dalam biji mahoni yakni berupa kandungan falavonoid juga berbagai jenis mineral penting dapat secara efektif mengurangi rasa nyeri saat datang bulan. Sifat antiradang didalamnya juga mampu mengatasi nyeri haid pada wanita,

5. Melancarkan sistem pencernaan

Biji mahoni juuga dipercaya memiliki manfaat yang efekti f untuk melancarkan sistem pencernaan dalam tubuh. Hal tersebut karena didalamnya terkandung suatu senyawa yang mana mampu membantu melancarkan proses metabolisme. Sehinga buang air Anda menjadi teratur.

6. Mengatasi alergi

Senyawa saponin yang terdapat dalam biji buah mahoni diketahui memiliki sifat antimikroba, sehingga mampu menjaga tubuh dari serangan jamur, bakteri dan juga virus. Dan pada saat yang bersamaan, mereka juga meningkatkan kekebalan tubuh dengan merangsang produksi sel-T. Selain dari pada itu, kandungan saponin dalam biji mahoni juga bertindak sebagai antihistamin yang mana mampu melan alergi.

7. Membantu mengontrol berat badan

Lantaran sifat hipoglikemiknya, biji mahoni sebagaimana tadi telah dijelaskan mampu menjaga kadar gula darah dalam batas normal dan mencegah terjadinya lonjakan insulin. Selain itu, kandungan didalamnya juga mampu menghambat pelepasan enzim lipase, yang tak lain merupakan enzim untuk memecah lemak makanan.

Dan sebagai akibatnya, tubuh akan menyerap lebih sedikit lemak dari makanan. Bahkan para ilmuwan percaya, bahwasannya saponin mampu menghambat pembentukan jaringan lemak hingga menekan nafsu makan Anda.

8. Mencegah peradangan

Peradangan ialah salah satu respons kekebalan tubuh. Kondisi ini bisa terjadi tubuh terpapar malergen, kuman, racun serta zat pengiritasi lainnya yang memicu gejala tidak tidak nyaman. Bahkan peradangan juga bisa memicu terjadinya demam, pilek, masalah pencernaan juga alergi. Salah satu cara alami unuk mengatasi masalah peradangan ini adalah dengan memanfaatkan biji mahoni. Hal tersebut karena didalamnya terkandung senyawa flavonoid yang dapat membantu tubuh menghilangkan reaksi inflamasi, sehingga gejala-gejala peradangan berkurang.

9. Mengatasi insomnia

Kandungan saponin dan flavonoid yang terdapat dalam biji mahoni juga diketahui mampu mengatasi masalah tidur seperti insomnia. Hal tersebut karena kandungan ini mampu membuat otot menjadi lebih tenang serta rileks, sehingga kualitas tidur Anda menjadi lebih baik.

Apakah ada efek samping biji mahoni?

biji mahoni

Meski sejatinya biji mahoni telah dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional sejak lama, namun ulasan secara ilmiah masih sangat terbatas. Selain itu, tak banyak pula penelitian yang membuktikan keamanan penggunaan herbal yang satu ini untuk pengobatan. Bahkan terdapat beberapa kasus gangguan hati pernah ditemukan pada orang yang mengonsumsi biji mahoni secara berlebih.

Selain dari pada itu, kandungan saponin apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan batu ginjal. Saponin juga diketahui bersifat steroid, dimana penggunaannya yang berlebihan dapat menyebabkan infertilitas, gangguan prostat hingga nyeri otot. Maka dari itu, apabila Anda ingin memanfaatkan tradisional ini alangkah baiknya dikonsumsi dalam dosis yang tepat dan tidak berlebihan. Bahkan jika diperlukan Anda bisa konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli. Semoga bermanfaat dan salam herbal!

Artikel Lainnya

Back to top button
Close
Close