Manfaat

Manfaat Brotowali Si Jamu Pahit yang Kaya Khasiat Bagi Kesehatan

Manfaat brotowali bagi kesehatan tidak perlu di ragukan lagi. Meski memiliki rasa pahit, jamu tradisional dari Indonesia ini diketahui memiliki banyak sekali khasiat, baik itu untuk kesehatan maupun dalam membantu penyembuhan beragam penyakit. Lalu, apa saja khasiat brotowali? Ada baiknya Anda simak selengkapnya dalam ulasan singkat dari tim herbal tv berikut ya.

Mengenal brotowali dan kandungan didalamnya

manfaat brotowali

Brotowali memiliki nama latin Tinospora crispa, merupakan jenis tanaman dari famili Minispermiaceae. Tanaman ini sendiri banyak di temukan di Asia Tenggara dan India bagian timur laut. Di Indonesia sendiri, brotowali dikenal sebagai salah satu tanaman obat tradisional, yang telah dimanfaatkan selama bertahun-tahun oleh masyarakat.

Dan faktanya, dalam tanaman brotowali terkhusus pada bagian batangnya, diketahui mengandung banyak sekali senyawa fitokimia yang memang dikenal mampu melindungi tubuh Anda dari berbagai ancaman penyakit. Beberapa kandungan senyawa fitokimia yang terkandung dalam tanaman brotowali menurut berbagai penelitian diantaranya adalah:

  • Alkaloid
  • Flavonoid
  • Triterpen
  • Diterpen
  • Diterpen Glikosida
  • Firoditerpen
  • Lakton
  • Sterol
  • Lignan
  • Nukleosida
  • Flavon Glikosida

Di beberapa wilayah Indonesia, brotowali populer dengan banyak nama panggilan lokal. Diantaranya seperti bratawali, akar ali-ali, putrawali, antawali, andawali dan daun gadel.

Khasiat dan manfaat brotowali untuk kesehatan tubuh

khasiat brotowali

Sama-sama memiliki rasa pahit, manfaat jamu brotowali pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan manfaat sambiloto. Adapun manfaat tanaman brotowali antara lain untuk mengobati rematik, hingga mengurangi resiko kencing manis. Di Bali, batang brotowali sering kali digunakan sebagai obat sakit perut, demam dan sakit kuning hingga menjadi obat gosok untuk sakit punggung dan pinggang. Sedangkan di Jawa, air rebusannya sering kali digunakan untuk mengobati demam, gatal di kulit dan obat luar untuk luka.

Dan berikut adalah berbagai manfaat jamu pahit brotowali lainnya, yang tak kalah baik bagi kesehatan Anda.

1. Manfaat brotowali untuk mengontrol diabetes

Suatu penelitian dan kultur sel telah dilakukan, dan hasinya menujukkan bahwasannya brotowali mampu merangsang produksi insulin dari sel beta yang ada dalam pankreas. Selain itu, brotowali juga diduga mampu meningkatkan penyerapan glukosa oleh otot. Sehingga tanaman obat herbal dipercaya mampu membantu mengontrol penyakit diabetes, khususnya pada diabetes tipe 2.

Bahkan tak hanya di Indonesia, manfaat brotowali untuk diabetes ini juga telah di manfaatkan di beberapa Negara lain. Seperti halnya di Malaysia, Thailand, Bangladesh juga India.

2. Khasiat brotowali untuk mengatasi alergi

Dilansir seara langsung dari WebMD, diketahui tenyata ekstrak tinospora cordifiola ini menujukkan khasiat yang cukup signifikan dalam mengurangi bersin dan hidung yang gatal akibat alergi. Tak hanya itu, manfaat mengkonsumsi brotowali. baik dalam bentuk kapsul atau air rebusannya juga dapat membantu mengurangi gejala hidung tersumbat serta gatal-gatal yang dipicu oleh alergi.

3. Manfaat tumbuhan brotowali untuk mengatasi penyakit kulit

Tak hanya diminum atau dijadikan sebagai obat oral, tanaman bratawali juga nampaknya bisa dijadikan sebagai obat luar guna mengatasi berbagai jenis penyakit kulit. Salah satu diantaranya seperti memar, kudis dan eksim. Sifat antioksidan dan antiradikal yang kuat didalamnya terbukti mampu mengobati penyakit kulit.

4. Manfaat tanaman brotowali untuk mengobati hipertensi

Selain diabetes, khasiat brotowali lainnya yang tersohor di Indonesia adalah mampu menurunkan tekanan darah tinggi, khususnya pada penderita hipertensi. Hal tersebut dibuktikan dalam suatu penelitian di Tahun 2013 yang dilakukan pada tikus. Hasilnya dilaporkan, bahwa beberapa kandungan alami brotowali mampu menurunkan tekanan darah.

Selain dari pada itu, brotowali juga diduga mampu menghambat aktivitas aterosklerosis, sehingga mampu melindungi kesehatan jantung Anda. Tanaman herbal ini juga mampuu menunda perkembangan aterosklerosis pada pembuluh darah dengan cara menekan kadar kolesterol total, trigliserida serta lipoprotein densitas rendah. Senyawa antioksidan yang terkandung dalam brotowali juga mampu melindungi kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda.

5. Manfaat tanaman obat brotowali untuk mengatasi radang sendi

Brotowali juga diketahui memiliki sifat anti-inflamantori serta antirematik yang dipercaya efektif mampu mengatasi arthritis (radang sendi), berikut dengan gejala-gejala yang menyertainya, seperti nyeri sendi. Namun Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi ramuan ini untuk mengatasi masalah sendi Anda.

Nah itulah berbagai manfaat brotowali bagi kesehatan tubuh Anda. Selain dari pada itu, Selain dari pada itu brotowali juga dipercaya baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh, kesehatan mata, liver, ginjal, hati hingga pengobatan berbgai penyakit seperti hepatitis, demam berdarah dan juga malaria. Tanaman ini juga ternyata memiliki manfaat untuk kecantikan kulit wajah. Bahkan saat ini sudah tersedia poduk lulur hingga masker ekstrak brotowali untuk menghilangkan jerawat.

Penting untuk diperhatikan dalam manfaat brotowali!

Seperti yang telah kami sampaikan diatas, bahwasannya bagian tanaman brotowali yang dapat dimanfaatkan adalah bagian batangnya. Karena melalui infografis, BPOM telah mengingatkan bahwasannya ada bagian tanaman brotowali yang tidak boleh digunakan. Seperti halnya bagian akar, yang diketahui mengandung senyawa barberin yang cukup berbahaya lantaran memiliki sejumlah efek samping.

Beberapa efek samping tesebut diantaranya seperti mimisan, lesum, sesak napas hingga dapat memicu iritasi pada kulit dan mata. Tak hanya itu, akar dari tanaman yang temasuk dalam famili menispermaceae ini juga diketahui dapat memicu terjadinya gangguan pada saluran pencernaan. Seperti mual, muntah, diare, iritasi ginjal, nefritis hingga keracunan yang mematikan.

Selain dari pada itu, meski tanaman ini termasuk herbal, namun disarankan untuk tidak mengonsumsi ramuan herbal brotowali ini dengan dosis tinggi dan dalam jangka waktu yang panjang. Pantikan juga car pengolahannya tepat. Karena hal tersebut dapat memicu keracunan hati dan ginjal. Tanaman herbal ini juga tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak. Salam sehat!

Artikel Lainnya

Back to top button
Close
Close