Manfaat

8 Manfaat Mahkota Dewa, Tanaman Herbal Asal Papua Yang Kaya Khasiat

Mahkota dewa merupakan salah satu tanaman herbal yang cukup populer di Indonesia. Tanaman yang memiliki buah berwarna merah menyala ini dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan hingga mengobati sejumlah penyakit. Sehingga tak heran, kini produk kesehatan berbahan dasar mahkota dewa laris diserbu pembeli. Namun apakah hal demikian benar adanya? Untuk mengetahui informasi sebenarnya, sebaiknya Anda simak informasi manfaat mahkota dewa dalam ulasan berikut.

Mahkota dewa dan kandungan didalamnya

manfaat mahkota dewa

Mahkota dewa diketahui memiliki nama ilmiah Phaleria macrocarpa merupakan salah satu jenis tanaman khas Indonesia, yang diketahui berasal dari tanah papua. Tanaman yang juga sering disebut dengan daun dewa atau ngokilo ini diketahui menghasilkan buah berwarna merah terang ketika sudah masak. Nah, buah tersebut yang umumnya memiliki rasa pahit dan sering kali dijadikan sebagai herbal untuk pengobatan beragam penyakit bahkan diduga mampu cegah kanker.

Hal tersebut dikarenakan dalam buah mahkota dewa sendiri diketahui mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Diantaranya seperti alkaloid, saponin serta polifenol jenis flavonoid. Cara mengonsumsinya sendiri tidak boleh sembarangan, seperti dimakan secara langsung. Lantaran bisa beracun bahkan memicu beberapa efek samping. Namun, cara menggunakannya yang paling umum dilakukan adalah dengan cara mengeringkan buahnya, setelah itu seduh untuk diminum airnya.

Khasiat dan manfaat mahkota dewa bagi kesehatan

Berikut adalah berbagai manfaat buah mahkota dewa lengkap dengan fakta ilmiahnya yang perlu Anda pahami.

1. Mengontrol gula darah

Salah satu manfaat mahkota dewa yang populer dalam pengobatan tradisional ialah khasiatnya sebagai obat diabetes alami. Dalam suatu uji laboraturium dikethui bahwa mengonsumsi esktrak buah ini secara rutin selama 4 minggu berhasil menurunkan gula darah meski tidak menyeluruh. Dari 14 orang yang di teliti, hanya 1 orang saja yang gula darahnya menurun setelah mengonsumsi suplemen tersebut.

Studi tersebut juga menunjukkan, bahwasannya mengonsumsi suplemen alami ini tergolong aman dalam kurun waktu 4 minggu. Lantaran tidak ada efek racun untuk hati maupun ginjal. Meski demikian, para ahli menyarankan kepada para penderita diabetes agar tidak mengonsumsi ekstrak buah tanaman ini sebagai satu-satunya cara mengatasi diabetes. Karena kemanjurannya dalam menurunkan gula darah masih belum terbukti secara klinis.

2. Meredakan nyeri haid

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwasannya tumbuhan yang satu ini mengandung antioksidan yang kuat dan cukup lengkap. Dan berdasarkan penelitian, kandungan antioksidan dalam ekstrak buah mahkota dewa ini memiliki sifat antiradang yang berpotensi mampu mengatasi nyeri haid (disminore primer). Namun secara umum, kekuatan efek antiradang dari ekstrak buah ini berbeda, tergantung dosis yang ditentukan dalam setiap produknya.

3. Membantu menurunkan tekanan darah

Suatu penelitian melaporkan bahwasannya buah mahkota dewa dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Hal tersebut dikarenakan senyawa flavonoid dalam buah ini diyakini mampu melemaskan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Hanya saja penelitian ini masih memerlukan penelitian lanjutan guna memastikan khasiatnya dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

4. Mencegah efek samping obat kemoterapi

Kandungan flavonoid diketahui memiliki potensi untuk melindungi ginjal dari efek pengobatan kemoterapi. Suatu penelitian menunjukkan, bahwasannya pemberian obat adriamycin-cyclophosphamide yang dibarengi dengan suplementasi mahkota dewa mampu mengurangi resiko efek samping dari kemoterapi.

Bahkan tak hanya mampu mengurangi keruksakan pada ginjal dan hati akibat kemoterapi, suplemen alami tersebut juga sekaligus mampu mengurangi pertumbuhan tumor. Namun lagi-lagi, penelitian yang tersedia masih bersifat terbatas, sehingga memerlukan penelitian lanjutan.

5. Mengatasi sakit kepala

Beberapa kandungan bioaktif dalam mahkota dewa juga memiliki fungsi sebagai senyawa analgesik atau pereda nyeri. Sehingga manfaat buah mahkota dewa lainnya dipercaya mampu meredakan sakit kepala. Selain itu, tanaman herbal ini juga mampu meredakan nyeri pada bagian tubuh lainnya lantaran berbagai sebab.

6. Mengurangi gejala alergi

Mahkota dewa juga memiliki sifat antibakteri serta antivirus yang mana bisa mengurangi alergi. Salah satunya seperti polifenol yang mana berfungsi sebagai antihistamin yang mampu mencegah timbulnya berbagai masalah alergi. Selain itu, mahkota dewa juga mampu mengurangi berbagai gejala alergi. Diantaranya seperti ruam, sesak napas hingga pembengkakan.

7. Detoksifikasi racun dalam tubuh

Senyawa alkaloid dalam mahkota dewa diketahui bersifat menteralkan racun dalam tubuh dan membuangnya melalui sekresi tubuh. Selain itu, kandungan flavonoid yang terkandung dalam tanaman mahkota dewa juga dipercaya mampu menyingkirkan virus serta bakteri dalam tubuh yang mengganggu fungsi vital, seperti hati ginjal serta pencernaan. Sidfak detoksifikasinya mampu menyehatkan hati hingga mencegah masuknya penyakit hepatitis.

8. Mencegah kanker

Khasiat mahkota dewa juga dipercaya mampu mencegah munculnya berbagai jenis kanker lantaran sifat antiinflamasi serta antioksidan yang kuat didalamnya. Senyawa flavonoid yang terkandung didalamnya mampu menjjaga tubuh dari serangan kanker yang mematikan. Seperti kanker paru-paru, mulut, prut, usus besar, kulit dan lainnya. Sifat antikanker didalamnya juga mampu melindungi sel-sel dalam tubuh dan organ vital agar tidak rusak.

Selain berbagai manfaat mahkota dewa diatas, ternyata masih banyak khasiat lainnya yang bisa Anda dapatkan dari tumbuhan herbal papua ini. Diantaranya seperti meningkatkan stamina, menambah sistem imun tubuh, mengobati flu dan batuk, meningkatkan vitalitas, mengatasi asam urat, mengobati wasir atau ambeien, mengobati kista, mengobati batu ginjal, mengatasi asam lambung dan menurunkan kolesterol.

Kesimpulan!

Namun, penelitian valid secara medis terkait manfaat dan keamanan mahkota dewa masih terbatas. Bahkan bukti ilmiah, terkait manfaat herbal ini sebagai obat penyembuh masih sebatas empiris, atau hanya berdasarkan pengalaman pengguna. Sehingga masih diperlukan penelitian lanjutan yang luas guna memastikan manfaat dan kemanaannya. Maka ada baiknya bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, jantung dan lainnya harap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi ramuan herbal ini.

Artikel Lainnya

Back to top button
Close
Close